Cimahi – Hadiri Dialog MPUII Menteri Kebudayaan hadir dalam dialog yang diselenggarakan Majelis Persatuan Umat Islam Indonesia (MPUII) untuk membahas kontribusi umat Islam terhadap pembangunan bangsa.
Dalam kesempatan itu, Menbud menegaskan bahwa umat Islam di Indonesia bukan hanya sebagai mayoritas, tetapi juga sebagai motor penggerak berbagai sektor pembangunan nasional.
Dialog MPUII ini menjadi wadah penting untuk menyatukan pandangan bahwa pembangunan Indonesia harus berbasis nilai, budaya, dan spiritualitas yang kuat.

Baca Juga : Pemilik Cadangan Top 5 Dunia Tapi RI Masih Impor Emas Besar-besaran
Menurut Menbud, umat Islam memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga arah pembangunan agar sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan kebangsaan.
ini Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara budaya lokal dan nilai-nilai Islam sebagai fondasi kuat dalam proses pembangunan karakter bangsa.
Peran umat Islam di sektor pendidikan disebut sangat strategis, karena pendidikan adalah pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang unggul.
Dalam sektor ekonomi, umat Islam memiliki potensi besar melalui pengembangan ekonomi syariah dan kewirausahaan berbasis masjid.
Dialog ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat sipil dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif.
Menbud menyampaikan bahwa pembangunan nasional tak hanya berbicara soal infrastruktur fisik, tapi juga pembangunan manusia, budaya, dan akhlak.
Umat Islam di Indonesia memiliki sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa yang perlu terus dikembangkan dalam konteks kekinian.
Di era digital, Menbud mendorong agar umat Islam aktif dalam literasi digital dan menyebarkan narasi positif demi menjaga ketahanan budaya bangsa.
Umat Islam juga didorong untuk terlibat aktif dalam politik kebangsaan, bukan sekadar sebagai pemilih, tapi sebagai pengarah nilai dalam kebijakan publik.
Menbud mengajak organisasi keagamaan Islam untuk menjadi motor dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
Menurutnya, pembangunan tidak bisa dilepaskan dari budaya, dan budaya tidak bisa dilepaskan dari agama yang menjadi nafas hidup masyarakat.
Menbud menyebut bahwa umat Islam







