Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Geger ASN Cimahi Ditemukan Tewas di Depan Hotel Cimahi

Shoppe Mall

CIMAHI – Geger ASN Cimahi Warga Kota Cimahi digemparkan oleh penemuan jasad seorang aparatur sipil negara (ASN) yang ditemukan tewas di depan salah satu hotel di kawasan Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, pada Senin pagi (tanggal menyesuaikan). Penemuan ini sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar, mengingat korban diketahui sebagai pegawai negeri sipil aktif yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.

Korban yang belakangan diketahui bernama Supriyadi (45), warga Kelurahan Leuwigajah, ditemukan dalam kondisi tergeletak di trotoar depan hotel sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga yang sedang melintas. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

Shoppe Mall

Kronologi Penemuan Mayat

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, tubuh korban pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan yang tengah menyapu jalan di sekitar hotel.

“Saya lihat ada orang tergeletak di depan hotel. Awalnya saya kira tidur, tapi setelah didekati, ternyata sudah tidak bergerak. Langsung saya panggil satpam hotel,” ujar Edi (39), saksi di lokasi kejadian.

Geger ASN Cimahi
Geger ASN Cimahi

Baca Juga : Ngatiyana Dorong Integrasi Data Mikro Hingga Tingkat RW

Petugas keamanan hotel yang datang kemudian melapor ke Polsek Cimahi. Tak lama berselang, tim Inafis Polres Cimahi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam, pakaian dinas yang biasa dikenakan ASN pada hari kerja. Di dekat tubuh korban juga ditemukan tas kerja berisi dokumen, ponsel, dan dompet berisi kartu identitas ASN.


Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan di Tubuh Korban

Kapolres Cimahi, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya bekas luka akibat benda tumpul atau tajam. Namun, untuk memastikan penyebab kematian, kami tetap melakukan autopsi di RS Sartika Asih, Bandung,” ujar Kapolres.

Pihak kepolisian juga menyebut bahwa kondisi sekitar lokasi kejadian tidak menunjukkan tanda-tanda perkelahian atau kekerasan. Dugaan sementara, korban meninggal akibat kesehatan yang menurun mendadak, meski kepastian baru akan diperoleh setelah hasil autopsi keluar.


Korban Diketahui ASN di Lingkungan Pemkot Cimahi

Berdasarkan data kepegawaian, korban Supriyadi merupakan pegawai di Dinas Perhubungan Kota Cimahi yang sudah mengabdi selama lebih dari 15 tahun. Sehari sebelum ditemukan tewas, korban diketahui masih bekerja seperti biasa.

Kepala Dinas Perhubungan Cimahi, Hendra Permana, mengaku terkejut dengan kabar meninggalnya salah satu stafnya tersebut.

“Kami sangat kaget dan berduka. Korban adalah pegawai yang disiplin dan jarang absen. Kemarin dia masih ikut rapat di kantor,” ujar Hendra.

Pihak dinas juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memastikan proses pemulangan jenazah dan rencana pemakaman.


Dugaan Sakit Jantung Menguat

Menurut informasi yang dihimpun dari keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat beberapa kali mengeluh sesak napas. Pihak keluarga juga membenarkan bahwa korban membawa obat-obatan pribadi saat berangkat kerja.

“Suami saya memang punya riwayat jantung. Dia sering merasa nyeri dada kalau kelelahan,” kata Rini (42), istri korban, dengan suara terbata.

Polisi menemukan obat jantung dan vitamin dalam tas korban. Dugaan sementara, korban meninggal karena serangan jantung mendadak saat dalam perjalanan menuju kantor atau setelah menghadiri kegiatan di sekitar lokasi hotel.

Namun demikian, pihak kepolisian belum berani memastikan penyebab kematian hingga hasil autopsi lengkap keluar.


Warga Sekitar Heboh, Jalan Sempat Ditutup

Penemuan jasad ASN di area publik membuat warga sekitar sempat berkerumun dan heboh. Polisi terpaksa menutup sebagian jalan di depan hotel selama proses olah TKP berlangsung selama hampir dua jam.

Beberapa warga yang mengenal korban mengaku tak menyangka karena Supriyadi dikenal sebagai pribadi ramah dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun.

“Orangnya baik, suka menyapa. Kami tidak menyangka kalau dia meninggal tiba-tiba seperti ini,” tutur Arif (50), warga sekitar yang sering melihat korban melintas setiap pagi.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.


Polisi Dalami Rekaman CCTV Hotel

Untuk memastikan kronologi lengkap, polisi telah mengamankan rekaman CCTV hotel dan sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penelusuran awal, korban terlihat berjalan sendirian sekitar pukul 05.40 WIB dari arah jalan utama.

“Korban tampak berjalan pelan dan sempat berhenti di depan hotel. Beberapa menit kemudian, dia jatuh tersungkur. Tidak terlihat ada orang lain yang mendekat atau terlibat,” kata Kapolsek Cimahi, Kompol Dedi Suherman, yang turut memimpin penyelidikan.

Temuan itu memperkuat dugaan bahwa korban meninggal karena faktor medis, bukan tindak kriminal. Namun penyelidikan tetap dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan lain.

Shoppe Mall