Cimahi Bukbek 2025: 80 Atlet Unjuk Kekuatan di Ajang Muaythai Kota Cimahi
Cimahi – Kota Cimahi menjadi tuan rumah ajang olahraga bela diri Muaythai bertajuk “Cimahi Bukbek 2025” yang berlangsung di GOR Sangkuriang, Minggu (2/11/2025). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap bela diri asal Thailand tersebut, terutama di kalangan generasi muda.
baca juga : Lapangan Krida Cibodas Cimahi Akan Dibangun Tahun 2026
Upaya Kembangkan Muaythai di Cimahi
Ketua Pelaksana Cimahi Bukbek 2025, Deddy Supriadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperkuat eksistensi cabang olahraga Muaythai di Kota Cimahi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi kepada para pegiat Muaythai tentang penerapan aturan pertandingan yang benar sesuai technical handbook resmi,” ujar Deddy.
Ia menambahkan, Muaythai kini semakin diminati karena tidak hanya melatih fisik dan mental, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan semangat sportivitas di kalangan generasi muda.
80 Atlet Tampil di 40 Partai Pertandingan
Dalam gelaran tersebut, sebanyak 80 atlet atau fighter dari Cimahi dan daerah sekitarnya turun berlaga. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik dalam 40 partai pertandingan yang disiapkan panitia. Setiap laga berlangsung sengit dan menarik perhatian para penonton yang memenuhi area GOR.
Event ini juga menjadi ajang evaluasi kemampuan atlet lokal sebelum menghadapi kejuaraan tingkat provinsi dan nasional.
Target Dua Emas di Porprov 2026
Deddy optimistis ajang Cimahi Bukbek 2025 dapat melahirkan atlet-atlet baru berprestasi yang siap membawa nama baik Kota Cimahi di kancah yang lebih tinggi.
“Kami menargetkan cabang olahraga Muaythai bisa menyumbangkan dua medali emas bagi Kota Cimahi pada ajang Porprov 2026 mendatang,” katanya penuh semangat.
Menurutnya, semangat juang dan kedisiplinan atlet muda Cimahi menjadi modal besar untuk menorehkan prestasi di masa depan.
Bela Diri sebagai Perlindungan Diri
Selain untuk meraih prestasi, Deddy juga menekankan pentingnya menguasai bela diri sebagai bentuk perlindungan diri di tengah maraknya tindak kejahatan.
“Kemampuan bela diri bukan hanya soal bertanding di ring. Jika anak-anak kita bisa membela diri, setidaknya mereka mampu melindungi diri dari ancaman kejahatan,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat semakin memahami nilai positif dari olahraga bela diri dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat dan disiplin.
Meningkatkan Antusiasme Masyarakat
Pemerintah Kota Cimahi pun mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini. Selain memperkuat pembinaan olahraga, event seperti Cimahi Bukbek 2025 juga berpotensi meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bela diri serta mempererat silaturahmi antar komunitas.
baca juga : Heboh Keributan di Cimahi, 2 Pemuda Luka-luka
Ajang ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial sekaligus memperkenalkan Cimahi sebagai salah satu pusat pengembangan Muaythai di Jawa Barat.







